Articles

Bendungan Pintu Air Sepuluh

In Uncategorized on April 4, 2011 by jackmans

Sesuai dengan nama julukan populernya, Bendungan Pintu Air Sepuluh memiliki sepuluh buah pintu air yang lebarnya masing-masing sepuluh meter. Penguasa Belanda mulai membangun Bendungan Pasar Baru Irigasi Cisadane ini pada tahun 1927 dan mulai digunakan 1932. Konon penguasa kolonial perlu mendatangkan para pekerja yang berasal dari kota Cirebon ketika membangun bendungan ini.

Bendungan Pintu Air Sepuluh adalah nama populer Bendungan Pasar Baru Irigasi Cisadane atau Bendungan Sangego yang terletak di Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Tangerang. Bendungan Pintu Air Sepuluh ini berada di sebelah kanan jalan saat anda menuju Masjid Pintu Seribu yang jaraknya sekitar 3,2 km lagi arah ke barat daya.

Pintu-pintu air Bendungan Pintu Air Sepuluh ini masih digerakkan oleh mesin-mesin tua HEMAAF warisan Belanda berkekuatan 6000 Watt yang seusia dengan umur bendungan pintu air sepuluh ini. Ada lima buah mesin penggerak pintu yang masing-masing menggerakkan dua buah pintu air.

Bendungan Pintu Air Sepuluh

Bendungan Pintu Air Sepuluh ini mengairi areal persawahan seluas 40.000 ha lebih yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kabupaten Serang dan DKI Jakarta.

Cisadane bukan hanya menghidupi para petani dan pemilik sawah serta menjadi sumber air minum kota Tangerang, namun juga menjadi tempat bermain anak dan mencari ikan.

Ruang diantara pintu air. Sungai Cisadane adalah salah satu sungai utama yang mengalir melewati Propinsi Banten dan Jawa Barat, merentang sepanjang 80 Km. Sumber air Sungai Cisadane berawal dari Gunung Salak – Pangrango di Kabupaten Bogor, dan mengalir ke Laut Jawa.

Bendungan Pasar Baru Irigasi Cisadane merentang sepanjang 125 meter dan dibuat dengan konstruksi beton bertulang. Cukup menarik untuk melihat aktivitas penduduk di sekitar bendungan ini, dan jika mau anda pun bisa naik melewati tangga untuk kemudian berdiri menikmati pemandangan dari atas bendungan, tentu dengan ijin penjaga.

Akan sangat menarik jika saja di tepian bendungan dibangun tempat minum dan makan yang bisa dipakai bersantai dan menikmati pemandangan setelah berjalan menyusur sungai dan bendungan.

sumber : http://tempatwisataindonesia.com

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: